Kendati peringatan tahun baru hijriyyah 1435 masih kurang sembilan bulan lagi, Jamiyyah Kautsaran Pitri Haajarulloh Shiddiqiyyah Cabang Jombang tak mau santai-santai. Hari ini Ahand 22 R. Awaal 1434 /01 Februari 2012 menggelar rapat perdana di Jatiputu Kuncung Ngoro Jombang.

Acara dihadiri seluruh perwakilan Organisasi dilingkungan Shiddiqiyyah tingkat Kabupaten Jombang mulai dari DPD Orshid, DPD Opshid, YPS Cabang, Perwakilan Dhibra serta JKPH Cabang, JKPH Anak Cabang dan JKPH Ranting. Tampak pula dua kholifah Shiddiqiyyah, Kholifah Masruchan Mu’thi dan Kholifah Moch. Khozin menunggui dari awal hingga selesai.

Sebelum musyawarah sebagai acara inti dimuali, Ketua JKP Haajarulloh Jombang Zainatun terlebih dulu menyampaikan sambutan. Terkait penyelenggaraan acara yang sangat besar itu, Ketua JKP Haajarulloh Jombang mengharap dukungan dan kebersaan semua pihak. “Pasti ini akan melibatkan banyak pihak. Tidak mungkin kami sendiri. ” Untuk itu petunjuk dari Bapak-Bapak Kholifah, kebersamaan para pengurus dan partisipasi seluruh warga Shiddiqiyyah Jombang sangat kita harapkan,”tandas Zainatun.

Di ahir sambutanya istri almarhum Kholifah Duchan Iskandar itu menutup dengan sebuah ayat Alqur-an yang aritnya. “Ajaklah kepada Tuhanmu dengan jalan hikmah, mauidhotul hasanah dan berdiloqlah dangan baik”. Acara kemudian dilanjutkan pengarahan oleh Kholifah Masruchan Mu’thi.

Sedikitnya ada lima pokok hal penting yang disampaikan oleh Kholifah Masruchan Mu’thi. Pertama soal pentingnya mensyukuri Tahun baru hijriyyah. Kedua, soal organisasi yang menerima tugas mulai itu, dalam hal ini JKPH sebagai organsia yang biak dan rapi. Ketiga, soal keutamaan shodakoh. Ke-empat, soal panita penyelanggaran yakni Jombang sebagai pusatnya thoroqoh Shiddiqiyyah. Lima, soal shodaqoh hari kelahiran.

Perihal Shodaqoh hari kelahiran Sang Kholifah berharap hal ini dapat dikelola dengan baik guna menjadi sumber pandaan penyelanggaraan tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah itu. Bahkan Sang Kholifah menandaskan dengan jalan shodaqoh hari kelahiran itu akan terbuka bermacam-macam keajaiban dan kelancaran. “Kalau tidak terbukti sampean, wadul kulo,” tandasnya sungguh-sungguh.

Sesi ahir yang merupakan acara inti adalah musyawarah, dengan menghasilkan pembentukan kepanitaan Tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah 1434 H yang segaja dibentuk sejak dini. Musyawarah yang dipimpin oleh Joko Hermanto Ketua DPW Orshid Jawa Timur itu berhasil menetapkan Siti Rubi’ah sebagai Ketua Panitia, Luluk sebagai seketaris dan Umroh sebagai bendahara.*UK